Untuk sementara, di kawasan Doboku baru terdapat 20 kios. Itu pun tidak semuanya difungsikan oleh pemiliknya.
Tinto, warga Paturaman, salah satu yang mendirikan kios baru disana mengatakan, kesempatan untuk berdagang di Doboku terbuka lebar, hanya saja siapa yang cepat mengisi lapak yang kosong tentunya akan memiliki kesempatan lebih besar untuk masuk dalam daftar penataan kios wisata kuliner.
“Ketika mendengar kawasan Doboku akan ditata, itu adalah kesempatan, karena kawasan ini memang sudah ramai. Sehingga pengunjung kemungkinan akan lebih banyak setelah ditata. Karena itu saya secepatnya membangun kios disini agar tidak kehabisan lapak,” ujar Tinto.
Nunik, pedagang di wisata kuliner Jalan Kantor Pos juga sudah mengincar satu lapak di Doboku. Keinginan tersebut dipicu oleh akan ada penataan kawasan tersebut, disamping juga ingin mengembangkan usahanya.
“Menurut saya potensi wisata kuliner Doboku sangat menjanjikan, dan tentunya secara hitungan bisnis bisa menguntungkan,” akunya. (bmp)
Sumber : http://www.radartasikmalaya.com/index.php?option=com_content&view=article&id=10715:kios-di-doboku-mulai-bertambah&catid=76:hot-topic







